Perempuan itu

Perempuan itu menjadi pendengar yang baik bagi orang lain
Perempuan itu rela dibagi keresahan dan ketakutan orang lain

Tanpa disadari,
Perempuan itu juga butuh pertolongan atas dirinya.

Perempuan itu bagai buku harian bagi orang lain.
Namun ia sendiri belum menemukan buku hariannya.
Entah ragu entah takut.

Perempuan itu selalu mencoba kuat.
Padahal bom waktu adalah isi pikiran dan perasaannya.

Tuhan, lindungilah perempuan itu. Cukupkan kekuatannya.

Tuhan, semoga orang-orang di sekitar perempuan itu selalu mendukungnya.
Semoga dukungan itu tidak fana.

Tuhan, sehatkan jiwa dan raga nya selalu.

Comments