Tibalah kita pada hari
Dimana kisah harus dicukupkan
.......................................................
.......................................................
Kita saling berbicara sesuai porsinya
Sembari menatap langit rumah ini
Nafas dan suara bersaut berat
Segelintir air mataku mengikuti
.......................................................
Tibalah kita pada hari
Dimana melepasmu adalah keputusan.
Dimana melepasmu adalah keharusan.
Supaya kamu dan aku belajar.
.......................................................
Demi bahagiamu,
Demi bahagiaku.
Sampai berjumpa lagi.....
Comments
Post a Comment