Kau bakar aku perlahan
Entah dengan intensi apaKu biarkan aku terbakar
Sembari mengamati mengapa kau lakukan ituKau percikkan api
Hingga menjelma
menjadi petaka
yang menghanguskan
jiwaku
Mulai dari kecil,
hingga membara.
Lalu mati,
bukan lagi redup redam.
Comments
Post a Comment